Review: Kyoukai no Kanata

"The shade beyond the horizon - a coalescence of human malice that they say could lead the world to ruin - ..."

Fuyukai desu~ Bagi yang menonton anime ini tentu sudah tahu dengan kata-kata itu. Yup, itu adalah kata-kata yang sering diucapkan karakter utama di anime ini, Mirai Kuriyama, yang artinya how unpleasant.

Kyoukai no Kanata adalah anime dari Kyoto Animation dengan genre supernatural. Yang menjadi kunci di anime ini adalah keberadaan dua makhluk: Youmu dan Spirit Hunter.

Youmu atau Dreamshade bisa dianggap sebagai hantu yang timbul dari emosi negatif manusia. Mereka punya berbagai wujud dan kekuatan yang bisa membawa dampak pada manusia. Di antara para manusia, ada mereka yang memiliki kekuatan supernatural yang disebut Spirit Hunter atau Spirit World Warrior. Merekalah yang bertarung melawan para Youmu.

Date A Live OVA - ada apa dengan suara Tohka?


Ceritanya cukup simpel. Tidak ada pertarungan Spirit atau AST di sini.

Cerita ini dimulai dengan scene Shidou dan Origami yang sedang berduaan di sebuah restoran. Shidou mengaku jika dia adalah seorang lolicon, mother complex, dan siscon. Apa yang sebenarnya terjadi?

Awalnya adalah Origami yang mengajak Shidou untuk berkencan. Shidou dengan terpaksa menerimanya. Kotori ingin memanfaatkan momen ini untuk membuat Origami membenci Shidou dengan membuat kencan terburuk yang pernah ada. Dengan bantuan Kotori dan crew Ratatoskr, Shidou menjalani kencannya dengan Origami.


Ternyata untuk membuat Origami membenci Shidou tidaklah mudah. Meski Shidou telah menggunakan kata-kata sesat dari Ratatoskr, parameter Origami tidak berubah sama sekali. Bahkan kencan kacau itu malah membuat kesalahpahaman dengan Tohka.

Zombie Origami




Entah mengapa suara Tohka di OVA ini sangat berbeda dengan di anime TV-nya. Di OVA ini suara Tohka terdengar seperti anak kecil. Padahal pengisi suaranya masih tetap. Suara Tohka lebih bagus saat di seri TV-nya. Semoga saja suara anak kecil Tohka ini tidak berlanjut ke Date A Live season 2. Bisa jadi kurang enjoyment-nya nanti.

Duo Yamai

Di OVA ini Yamai bersaudara (Kaguya Yamai dan Yuzuru Yamai) muncul sebagai cameo. Mereka sedang bertanding di salah satu permainan di game center. Memang di light novel diceritakan jika Kaguya dan Yuzuru telah bertarung dan bertanding sebanyak 99 kali. Mungkinkah ini salah satunya?

Non Non Biyori



Nyanpasu~ Sebuah cerita yang bagus tidak harus diwarnai dengan konflik dan permasalahan yang besar. Cerita yang bagus juga bisa berasal dari potongan kecil kehidupan kita. Dan potongan kecil itu tidak harus berasal dari tempat yang kompleks seperti kota. Namun, cukup berasal dari sebuah desa yang sunyi.

Non Non Biyori (のんのんびより), sebuah judul yang aneh, lucu, sekaligus tidak jelas. Entah apa arti dari judul tersebut dan entah mengapa ditulis menggunakan hiragana. Kalau kanji 日和 (biyori) sendiri artinya adalah "cuaca".

Nagi no Asukara - a beautiful fairy tale from the sea and land


Dari hari esok yang tenang, seperti itulah jika Nagi no Asukara diartikan. Oke, saat menonton Nagi no Asukara, saya dengan mudah terserap ke dalam ceritanya karena saya paling suka sejenis drama atau slice of life. Ada perasaan meluap-luap yang tak bisa saya gambarkan ketika melihat anime ini.

Pemandangan di OP yang ini sangat saya sukai

Nagi no Asukara (凪のあすから)
English     : From the Calm Tomorrow
Indonesia : Dari Hari Esok yang Tenang
Episode   : 26
Season     : Fall 2013 (sedang tayang)
Studio      : P.A. Works
Genre      : drama, fantasy, romance

Karena anime ini baru tayang sekitar 7 episode (ketika saya menulis ini), ini merupakan first impression atau review awal saya. Genre drama tidak selalu membuat orang menangis. Yang jelas anime drama mempunyai cerita yang menyentuh perasaan, begitu juga dengan Nagi no Asukara. Mungkin ini tak sekelas anime-anime drama legendaris karya Jun Maeda, seperti Clannad, Little Busters, Kanon, dan Air. Namun, setiap anime punya keunikan tersendiri. Drama terunik yang pernah saya tonton adalah Sakurasou no Pet na Kanojo, dimana ceritanya benar-benar tak terduga. Nagi no Asukara punya keunikan tersendiri. Mengapa? Anime ini berlatarkan kehidupan bawah laut dan daratan.

Chuunibyou demo Koi ga Shitai! season 2 on Januari 2014, you ready?


Rasanya baru saja Chuunibyou demo Koi ga Shitai! berakhir. Namun, kini sudah musim gugur yang berarti sudah satu tahun sejak Chuunibyou berakhir. Tak terasa waktu berlalu dengan sangat cepat.

Masih ingat bagaimana kisah lucu antara Yuuta, mantan chuunibyou dan Rikka, pengidap chuunibyou akut. Dari pertemuan pertama mereka di balkon apartemen lalu berlanjut menjadi hubungan canggung dan aneh. Hingga akhirnya mereka menjadi sepasang kekasih. Masih ingat juga bagian akhir yang sangat menyentuh, dimana Yuuta menyusul Rikka yang pindah ke luar kota dengan sepeda dibantu para sahabatnya: Dekomori, Makoto, dan Nibutani.

- Copyright © 2013 Red Utopia - Hataraku Maou-sama! - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan - edited by Kresna